Nongkrong

  • Paling asik tuk' nongkrong di Bogor
      rss

3 per 4

  • Lalu lintas dan sudut-sudut jalan di Kota Bogor
      rss

Teladan

  • Memberi contoh dan teladan untuk lainnya
      rss

Komunitas

  • Semarak warga dalam berkarya
      rss

Inisiatif

  • berani mencoba dan berbuat tuk kita semua
      rss
. . . .

Admin Control Panel

New Post | Settings | Change Layout | Edit HTML | Monetize | Moderate Comments | Monetize | Stats | Sign Out
    • Info selengkapnya bisa dilihat di Stasiun Klimatologi Darmaga - Bogor Jl. Raya Darmaga Bogor Km 6,5 Kotak Pos 174 Bogor 16001 Telp.: (0251) 623018, 621192 Fax : (0251) 623018
Traffic Monitoring Bogor

Berita Terbarurss

Musik dan Senirss

Ekonomirss

Tokohrss

01 Agustus 2011

Antara Hama dan Ancaman Pestisida

Dramaga|Kotahujan.com-Serangan hama dan virus jelang musim tanam tahun ini diperkirakan meningkat. Kondisi ini mengancam sejumlah kabupaten di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur yang menjadi lumbung beras nasional. 19 kabupaten lumbung padi itu diserang hama, terutama wereng. Meski sampai sekarang nilai kerugian belum bisa dihitung secara pasti, setidaknya pengamatan di lapangan menunjukkan serangan hama yang meningkat ini semakin mengurangi produktivitas beras,bahkan secara nasional karena yang diserang merupakan daerah lumbung padi. Demikian dikemukakan Dr. Hermanu Triwidodo pada diskusi Program Peningkatan Produksi Beras Nasional yang digelar Fakultas Pertanian (Faperta) Institut Pertanian Bogor (IPB), Jumat (15/7) lalu.

Untuk itu petani dihimbau menanam padi yang tahan serangan hama dan virus. Kriteria benih padi ini umumnya tidak terdapat pada padi Hibrida dari luar (impor). Lebih lanjut Dosen Departemen Proteksi Tanaman itu mengatakan perilaku sebagian besar petani dalam menggunakan pupuk juga menjadi salah satu penyebab serangan hama dan virus meningkat. Terutama wereng, penggerek batang dan kresek.

Dalam keterangan yang dirilis situs resmi IPB itu, Hermanu juga meminta petani untuk tidak memakai pestisida berlebihan dan mencermati Inpres No 3 tahun 1986 tentang Peningkatan Pengendalian Hama Wereng Cokelat pada Tanaman. Fakta dilapangan sekitar 60 persen petani justru menggunakan sejumlah pestisida yang tidak boleh digunakan untuk tanaman padi. Seperti jenis piretroid dan neonikotinoid yang tersedia juga di kios pupuk.

Umumnya hal ini terjadi karena ketidaktahuan petani maupun distributor pupuk, sehingga masih ada petani maupun penjual pupuk yang memberikan pestisida itu ke tanaman padi. Setidaknya ada 1700 jenis pestisida yang beredar dipasaran.

Padahal menurutnya penggunaan pestisida ini malah semakin meningkatkan serangan hama,termasuk wereng coklat.

"Biasanya petani panik karena serangan hama, sehingga menggunakan pestisida secara berhambur-hamburan, bahkan pestisida yang tidak boleh dipakai pada tanaman padi sekalipun," ungkap Hermanu.



Publikasikan ...

Tautan halaman ini.








0 komentar:

Posting Komentar

Loading...

Kabar Pilihanrss

Komunitasrss

Agendarss

Lingkunganrss

Seputar Bogorrss

Perubahan Iklimrss

top  

V O D (Beta)

  • Berita dalam gambar dan suara
      rss

Tata Ruang

  • Tata kelola Bogor
      rss

Wisata

  • Segarkan diri dari penatnya hari
      rss

Kuliner

  • Sajian terbaik di sudut kota
      rss

Pinggiran

  • Dipinggirkan dan terpinggirkan
      rss
TopBottom
  © Kantor Berita ASTEKI / TELAPAK Jawa Barat KoTa HuJaN 2008
didukung oleh tPort Integration dan Blogger | Back to TOP  
  • Twitter
  • Twitter
tutup [x]