Nongkrong

  • Paling asik tuk' nongkrong di Bogor
      rss

3 per 4

  • Lalu lintas dan sudut-sudut jalan di Kota Bogor
      rss

Teladan

  • Memberi contoh dan teladan untuk lainnya
      rss

Komunitas

  • Semarak warga dalam berkarya
      rss

Inisiatif

  • berani mencoba dan berbuat tuk kita semua
      rss
. . . .

Admin Control Panel

New Post | Settings | Change Layout | Edit HTML | Monetize | Moderate Comments | Monetize | Stats | Sign Out
    • Info selengkapnya bisa dilihat di Stasiun Klimatologi Darmaga - Bogor Jl. Raya Darmaga Bogor Km 6,5 Kotak Pos 174 Bogor 16001 Telp.: (0251) 623018, 621192 Fax : (0251) 623018
Traffic Monitoring Bogor

Berita Terbarurss

Musik dan Senirss

Ekonomirss

Tokohrss

21 November 2009

Longsor di Indraprasta Tanggung Jawab Siapa?


Hari Rabu tanggal 04/11/2009 tanggul instalasi proyek percontohan pengolahan air bersih yang dibangun disepanjang daerah aliran sungai (DAS) Parigi daerah perumahan Indraprasta Bogor tepatnya di jalan Astrajingga longsor karena dihajar derasnya aliran air sungai.
Menurut Maman salah seorang warga yang longsor tersebut dikarenakan pondasi instalasi tersebut terlalu tegak, dan kurang menyerap air. Selain itu pengaspalan jalan yang dilakukan di pinggir aliran sungai tersebut kurang tebal, sehingga mengakibatkan pondasi bangunan instalasi pananganan air limbah tersebut longsor. Longsor tersebut terjadi pada sore hari kira-kira pukul 15:00 WIB.
Akibat kejadian tersebut bangunan rumah Usman (19 th) warga Rt 02/01 Kawungluwuk kelurahan Tegal Gundil kebanjiran bila aliran kali parigi tersebut semakin deras akibat hujan. Akibat kejadian tersebut Usman kehilangan 10 pasang brung merpati seharga kira-kira Rp 250.000.
Masyarakat meminta agar dinas terkait, terutama dinas Cipta Karya dan Tata Ruang dan pihak terkait untuk segera menyelesaikan permasalahan tersebut. Sudah hampir dua minggu dari kejadian longsor tersebut belum terdapat pihak-pihak atau instansi yang terkait yang berussaha menyelesaikan permasalahan tersebut. Apalagi kejadian longsor tersebut merusak instalasi milik Pemerintah Kota Bogor.
Banyaknya bangunan hunian tempat tinggal di sepanjang daerah aliran sungai (DAS) mengancam keselematan jiwa penghuninya serta mengancam masyarakat yang tinggal di daerah hilir sungai. Selain mengancam keselamatan jiwa, keluarnya IMB (Ijin Mendirikan Bangunan) terhadap hunian tempat tinggal di sepanjang aliran sungai tentunya sangat bertolak belakang dengan RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah)
Kota Bogor.



Publikasikan ...

Tautan halaman ini.








0 komentar:

Posting Komentar

Loading...

Kabar Pilihanrss

Komunitasrss

Agendarss

Lingkunganrss

Seputar Bogorrss

Perubahan Iklimrss

top  

V O D (Beta)

  • Berita dalam gambar dan suara
      rss

Tata Ruang

  • Tata kelola Bogor
      rss

Wisata

  • Segarkan diri dari penatnya hari
      rss

Kuliner

  • Sajian terbaik di sudut kota
      rss

Pinggiran

  • Dipinggirkan dan terpinggirkan
      rss
TopBottom
  © Kantor Berita ASTEKI / TELAPAK Jawa Barat KoTa HuJaN 2008
didukung oleh tPort Integration dan Blogger | Back to TOP  
  • Twitter
  • Twitter
tutup [x]