Nongkrong

  • Paling asik tuk' nongkrong di Bogor
      rss

3 per 4

  • Lalu lintas dan sudut-sudut jalan di Kota Bogor
      rss

Teladan

  • Memberi contoh dan teladan untuk lainnya
      rss

Komunitas

  • Semarak warga dalam berkarya
      rss

Inisiatif

  • berani mencoba dan berbuat tuk kita semua
      rss
. . . .

Admin Control Panel

New Post | Settings | Change Layout | Edit HTML | Monetize | Moderate Comments | Monetize | Stats | Sign Out
    • Info selengkapnya bisa dilihat di Stasiun Klimatologi Darmaga - Bogor Jl. Raya Darmaga Bogor Km 6,5 Kotak Pos 174 Bogor 16001 Telp.: (0251) 623018, 621192 Fax : (0251) 623018
Traffic Monitoring Bogor

Berita Terbarurss

Musik dan Senirss

Ekonomirss

Tokohrss

03 Februari 2011

Malam Imlek 2562 di Bogor Tak Seramai Tahun Sebelumnya

Suryakencana|Kotahujan.com-Meski tak semeriah Imlek tahun sebelumnya, perayaan menyambut tahun baru Imlek 2562 di Vihara Dhanagun Bogor pada Rabu malam (2/2) hingga Kamis (3/2) dini hari tetaplah memancarkan kekhasannya. Ratusan warga silih berganti berdatangan dan memanjatkan do'a di Vihara yang juga dikenal dengan nama klenteng Hok Tek Bio. Menuangkan harapan kebaikan di tahun kelinci, kebaikan yang lebih baik dari tahun kemarin tentunya. Puncaknya tepat pukul 00.00 WIB suara tambur bertalu-talu begitu memekakan telinga, menandai pergantian tahun yang penuh harapan. Meski tanpa petasan, hanya asap hio dan nyala lilin membumbung bersama harapan mereka yang percaya pada tradisi yang dijaga komunitas Tionghoa itu.

Menjelang puncak pergantian tahun Imlek, altar Hok Tek Bio hingga teras depan semakin ramai. Ratusan lilin raksasa yang dinyalakan dihalaman klenteng, meski tak sebanyak tahun sebelumnya tetap khidmat. Terasa sekali nuansa keprihatinan pada perayaan tahun baru kali ini, mengingat bencana yang terus melanda negeri ini. Kondisi ini diakui Bung Cyhiulin (60) warga Ciomas Bogor, perayaan tahun ini kesannya tidak semeriah tahun kemarin.

“Mudah-mudahan tahun ini usaha bisa lancar, barang-barang lebih murah supaya ekonomi kita bisa membaik lagi seperti dulu”, papar Cyhiulin.

Cahaya lilin yang dinyalakan bermakna sebagai penerang pada setiap tindakannya tahun ini. Harapan dan penerang inilah yang membuatnya bersemangat datang ke Hok Tek Bio setiap perayaan Imlek.

Imlek rasanya tak lengkap tanpa kehadiran Barong-Liong. Atraksi barong-liong tak hanya menghibur, tapi memiliki makna tertentu. Sebagaimana dikisahkan Djoni Wijaya (47) warga Bondongan yang juga pemain liong dari grup GASI. Pada riwayatnya makhluk jahat itu takut pada warna merah, bunyi-bunyian keras dan binatang semacam singa. Liong atau naga merupakan simbol gabungan dari 9 hewan yang bermakna kebaikan. Tak heran jika warga yang percaya memberi angpao dengan harapan doanya terkabul dan selalu dilindungi dari kejahatan serta dinaungi kebaikan.

“Harapan kedepan semua lebih baik, tidak hanya harapan warga tionghoa saja, tetapi harapan semua”, jelas Djoni saat disinggung soal harapannya tahun ini.



Publikasikan ...

Tautan halaman ini.








0 komentar:

Posting Komentar

Loading...

Kabar Pilihanrss

Komunitasrss

Agendarss

Lingkunganrss

Seputar Bogorrss

Perubahan Iklimrss

top  

V O D (Beta)

  • Berita dalam gambar dan suara
      rss

Tata Ruang

  • Tata kelola Bogor
      rss

Wisata

  • Segarkan diri dari penatnya hari
      rss

Kuliner

  • Sajian terbaik di sudut kota
      rss

Pinggiran

  • Dipinggirkan dan terpinggirkan
      rss
TopBottom
  © Kantor Berita ASTEKI / TELAPAK Jawa Barat KoTa HuJaN 2008
didukung oleh tPort Integration dan Blogger | Back to TOP  
  • Twitter
  • Twitter
tutup [x]