Nongkrong

  • Paling asik tuk' nongkrong di Bogor
      rss

3 per 4

  • Lalu lintas dan sudut-sudut jalan di Kota Bogor
      rss

Teladan

  • Memberi contoh dan teladan untuk lainnya
      rss

Komunitas

  • Semarak warga dalam berkarya
      rss

Inisiatif

  • berani mencoba dan berbuat tuk kita semua
      rss
. . . .

Admin Control Panel

New Post | Settings | Change Layout | Edit HTML | Monetize | Moderate Comments | Monetize | Stats | Sign Out
    • Info selengkapnya bisa dilihat di Stasiun Klimatologi Darmaga - Bogor Jl. Raya Darmaga Bogor Km 6,5 Kotak Pos 174 Bogor 16001 Telp.: (0251) 623018, 621192 Fax : (0251) 623018
Traffic Monitoring Bogor

Berita Terbarurss

Musik dan Senirss

Ekonomirss

Tokohrss

08 Desember 2011

Mediasi Ricuh, DBMP Minta Maaf Kepada Wartawan

Bogor|Kotahujan.com–Proses mediasi terkait tindak kekerasan yang dilakukan pihak pengembang pembangunan Boulevard kepada Eko Rusnadi Wartawan MGS TV berbuntut kericuhan. Proses mediasi sendiri dilakukan di Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP) Jalan Pemuda, Kota Bogor, Kamis (8/12). Sempat terjadi ketegangan ketika melakukan mediasi dan akhirnya salah satu staf DBMP mengeluarkan kata kasar dengan menyebut 'Anjing' kepada wartawan yang hadir dalam proses mediasi, sontak hal itu membuat para wartawan yang hadir tersulut emosi dan akhirnya melempar botol kemasan air mineral. Akhirnya situasi meredam setelah pihak DBMP dan dari pihak wartawan merelai dan mengamankan salah satu staff yang berbicara kasar tersebut.

Karena kericuhan dan tindakan dari salah satu staffnya, Hermansyah, Kepala DBMP Kota Bogor menyampaikan permintaan maafnya kepada seluruh wartawan yang hadir. Kepala Dinas juga memohon agar jalinan yang terjalin antara insan pers dan pemerintahan agar tetap terjaga dan tidak menimbulkan dendam.

“Saya selaku Kepala Dinas Binda Marga menyampaikan permintaan maaf atas kejadian yang tidak menyenangkan tadi,” Ujarnya saat menyampaikan permintaan maaf kepada para wartawan.

Tidak hanya Kepala Dinas yang menyampaikan permintaan maaf, Dedi Rusmana atau yang akrab disapa Aceng staff DBMP yang mengeluarkan kata-kata kasar saat mediasi juga meminta maaf kepada seluruh wartawan. Dirinya mengaku terpancing emosi dan lost control hingga keluarlah kata kasar dari dirinya.

“Saya Mohon maaf kepada rekan pers semua, karena saya lepas kontrol,” ungkap Aceng kepada para wartawan.

Seperti diketahui, Eko Reporter MGS TV mendapat tindak kekerasan pada hari Senin (5/12) lalu. Saat itu, Eko sedang meliput tentang pebangunan Boulevard yang memakan biaya hingga 3,6 miliar dari Anggaran Pembelanjaan Belanja Daerah (APBD) Kota Bogor. Saat meliput, Eko mendapat tindak kekerasan dari Iwan, Mandor dari PT. Alam Semesta pihak pengembang pembangunan Boulevard. Eko didorong hingga tersungkur dan mendapat kata makian dari sang mandor.

Sementara itu, Proses hukum atas tindak kekerasan yang menimpa Eko akan terus dilanjutkan hingga tuntas. Pihak dari MGS TV juga berharap akan ada konsekuensi untuk pengembang terkait tindak kekerasan pada reporternya. Saat ini proses hukum masih berlanjut dan sudah memasuki tahap BAP di Polres Bogor Timur.

Laporan Kontributor : R Maeilana



Publikasikan ...

Tautan halaman ini.








Posting Komentar

Loading...

Kabar Pilihanrss

Komunitasrss

Agendarss

Lingkunganrss

Seputar Bogorrss

Perubahan Iklimrss

top  

V O D (Beta)

  • Berita dalam gambar dan suara
      rss

Tata Ruang

  • Tata kelola Bogor
      rss

Wisata

  • Segarkan diri dari penatnya hari
      rss

Kuliner

  • Sajian terbaik di sudut kota
      rss

Pinggiran

  • Dipinggirkan dan terpinggirkan
      rss
TopBottom
  © Kantor Berita ASTEKI / TELAPAK Jawa Barat KoTa HuJaN 2008
didukung oleh tPort Integration dan Blogger | Back to TOP  
  • Twitter
  • Twitter
tutup [x]