Nongkrong

  • Paling asik tuk' nongkrong di Bogor
      rss

3 per 4

  • Lalu lintas dan sudut-sudut jalan di Kota Bogor
      rss

Teladan

  • Memberi contoh dan teladan untuk lainnya
      rss

Komunitas

  • Semarak warga dalam berkarya
      rss

Inisiatif

  • berani mencoba dan berbuat tuk kita semua
      rss
. . . .

Admin Control Panel

New Post | Settings | Change Layout | Edit HTML | Monetize | Moderate Comments | Monetize | Stats | Sign Out
    • Info selengkapnya bisa dilihat di Stasiun Klimatologi Darmaga - Bogor Jl. Raya Darmaga Bogor Km 6,5 Kotak Pos 174 Bogor 16001 Telp.: (0251) 623018, 621192 Fax : (0251) 623018
Traffic Monitoring Bogor

Berita Terbarurss

Musik dan Senirss

Ekonomirss

Tokohrss

03 Desember 2011

Septictank Komunal Tekan Tinja Masuk Ke Sungai

Bogor|Kotahujan.com-Tempat pembuangan tinja (septitank) warga Kota Bogor, khususnya yang tinggal di bantaran sungai belum banyak yang memenuhi standar kesehatan. Berdasarkan hasil studi EHRA (Environmental Health Risks Assesment) tahun 2010 lalu banyak septitank warga yang bermukim di bantaran sungai tidak kedap air sehingga limbah bisa masuk dan tercampur Akibatnya, bisa membahayakan dan mencemari sungai tersebutKepala BAPPEDA (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) Kota Bogor Hari Sutjahyo mengatakan, dari hasil studi EHRA diketahui sebanyak 69,2 persen warga Kota Bogor melakukan aktivitas BAB dijamban/leher angsa yang pembuangannya disalurkan melalui tangki septi, sedangkan 3,3 persen warga melakukan aktivitas BAB dilakukan di sungai atau got.

Hari menyebutkan, aktivitas warga yang membuang limbah (tinja) langsung ke sungai sangat berdampak buruk. “Meskipun jumlahnya hanya berkisar 3 persen dari penduduk Kota Bogor tetapi hal tersebut bisa membahayakan kesehatan. Karena banyak warga yang masih menggunakan air sungai untuk kebutuhan sehari-harinya seperti mencuci dan mandi,” ujarnya, di Balaikota Bogor, Kamis (1/11) lalu.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Pemerintah Kota Bogor telah membangun program sanitasi berbasis masyarakat yang berfokus pada pembuatan septitank komunal yang secara umum berfungsi untuk menekan jumlah tinja yang masuk ke sungai.

“Tahun 2011 ini, kami telah memasang 12 buah septitank komunal di beberapa kelurahan dan bantaran Sungai Ciliwung. Sedangkan pada tahun 2012 nanti, kami sudah siap membangun kembali 17 buah septitank komunal,”ungkap Hari.

Sementara itu berdasarkan data Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Kota Bogor kandungan bakteri Escherichia Coli (E-coli) di Sungai Ciliwung masih tinggi, karena kebiasaan kebiasaan masyarakat sekitar yang langsung membuang tinja ke sungai Ciliwung.

Pemkot For Kotahujan.com



Publikasikan ...

Tautan halaman ini.








0 komentar:

Posting Komentar

Loading...

Kabar Pilihanrss

Komunitasrss

Agendarss

Lingkunganrss

Seputar Bogorrss

Perubahan Iklimrss

top  

V O D (Beta)

  • Berita dalam gambar dan suara
      rss

Tata Ruang

  • Tata kelola Bogor
      rss

Wisata

  • Segarkan diri dari penatnya hari
      rss

Kuliner

  • Sajian terbaik di sudut kota
      rss

Pinggiran

  • Dipinggirkan dan terpinggirkan
      rss
TopBottom
  © Kantor Berita ASTEKI / TELAPAK Jawa Barat KoTa HuJaN 2008
didukung oleh tPort Integration dan Blogger | Back to TOP  
  • Twitter
  • Twitter
tutup [x]