Nongkrong

  • Paling asik tuk' nongkrong di Bogor
      rss

3 per 4

  • Lalu lintas dan sudut-sudut jalan di Kota Bogor
      rss

Teladan

  • Memberi contoh dan teladan untuk lainnya
      rss

Komunitas

  • Semarak warga dalam berkarya
      rss

Inisiatif

  • berani mencoba dan berbuat tuk kita semua
      rss
. . . .

Admin Control Panel

New Post | Settings | Change Layout | Edit HTML | Monetize | Moderate Comments | Monetize | Stats | Sign Out
    • Info selengkapnya bisa dilihat di Stasiun Klimatologi Darmaga - Bogor Jl. Raya Darmaga Bogor Km 6,5 Kotak Pos 174 Bogor 16001 Telp.: (0251) 623018, 621192 Fax : (0251) 623018
Traffic Monitoring Bogor

Berita Terbarurss

Musik dan Senirss

Ekonomirss

Tokohrss

21 Juni 2010

Rencana TPS Kayumanis Mengancam Mata Pencaharian Warga

Petani sayur bayam terancam kehilangan mata pencahariannya sehubungan dilaksanakannya pembangunan TPS yang sedianya akan berlokasi di Kayumanis, Munjul, Mekarwangi, Lalamping dan kelurahan Kayumanis Kecamatan Tanah Sareal Bogor. Tidak hanya itu, masyarakat yang memiliki hobi dan kebiasaan mamacing-pun khawatir tidak dapat kembali melakukan kesenangannya memancing di kali ciangke, kawasan kali ciangke daerah Kelurahan Sukawangi Bogor rencananya akan dibangun TPS tersebut.

Berduyun - duyun masyarakat sekitar lokasi rentjana pembangunan TPS tersebut mendatangi Balaikota Bogor Senin 13 Juni 2010 kemarin dengan kendaran mobil Pick Up dan sepeda motor. Menanggapi demonstrasi kemarin, ibu Ani Sumarni yang merupakan wakil komisi 1 DPRD menyatakan bahwa pemerintah kota Bogor harus mendengarkan aspirasi masyarakat dalam permasalahan TPS ini.

Adalah bapak Kitjong warga Kayumanis yang mempunyai kesenangan memancing menyatakan penolakannya lokasi mancingnya yaitu muara sungai menjadi kawasan tempat pembuangan sampah tersebut. Meskipun demikian berdasarkan informasinya, beberapa warga, yang merupakan tetangganya telah menjual lahan wilayah milik mereka untuk dijadikan bagian dari proyek pembangunan TPS tersebut. Seperti diketahui sebelumnya, dari informasi yang berkembang bahwa DPRD telah menyetujui dana sebesar 32 Milyar untuk pelaksanaan proyek TPS tersebut.

Sedangkan Ilham yang merupakan petani sayuran bayam merasa keberatan bila lokasi tempatnya menaman sayuran bayam direncanakan akan dibangun tempat sampah. Beliau takut dia tidak dapat lagi bertani sayuran bayam yang selama ini merupakan sumber pendapatan ekonomi keluarganya. Ia mengkahawatirkan TPS tersebut tidak lagi menyediakan ruang untuknya bercocok tanam sayuran bayam hingga aroma bau sampah akan mencemari wilayah tempat tinggal keluarga Ilham.

Beberapa golongan masyarakat meraasa keberatan lokasi di daerah tempat tinggal mereka dijadikan lokasi pembuangan sampah yang akan merugikan kehidupan dan keberadaan masyarakat diwilayah lokasi yang dibangun TPS tersebut.

DPRD Bogor menjamin akan melihat permasalahan ini dan mengkaji kembali rencana pembangunan TPS tersebut bersama-sama dengan masyarakat.



Publikasikan ...

Tautan halaman ini.








1 komentar:

bubut jabon 30 Juni 2010 pukul 19.17  

rebutan lahan lagi donk...??

Posting Komentar

Loading...

Kabar Pilihanrss

Komunitasrss

Agendarss

Lingkunganrss

Seputar Bogorrss

Perubahan Iklimrss

top  

V O D (Beta)

  • Berita dalam gambar dan suara
      rss

Tata Ruang

  • Tata kelola Bogor
      rss

Wisata

  • Segarkan diri dari penatnya hari
      rss

Kuliner

  • Sajian terbaik di sudut kota
      rss

Pinggiran

  • Dipinggirkan dan terpinggirkan
      rss
TopBottom
  © Kantor Berita ASTEKI / TELAPAK Jawa Barat KoTa HuJaN 2008
didukung oleh tPort Integration dan Blogger | Back to TOP  
  • Twitter
  • Twitter
tutup [x]