Nongkrong

  • Paling asik tuk' nongkrong di Bogor
      rss

3 per 4

  • Lalu lintas dan sudut-sudut jalan di Kota Bogor
      rss

Teladan

  • Memberi contoh dan teladan untuk lainnya
      rss

Komunitas

  • Semarak warga dalam berkarya
      rss

Inisiatif

  • berani mencoba dan berbuat tuk kita semua
      rss
. . . .

Admin Control Panel

New Post | Settings | Change Layout | Edit HTML | Monetize | Moderate Comments | Monetize | Stats | Sign Out
    • Info selengkapnya bisa dilihat di Stasiun Klimatologi Darmaga - Bogor Jl. Raya Darmaga Bogor Km 6,5 Kotak Pos 174 Bogor 16001 Telp.: (0251) 623018, 621192 Fax : (0251) 623018
Traffic Monitoring Bogor

Berita Terbarurss

Musik dan Senirss

Ekonomirss

Tokohrss

28 Desember 2010

Warga Tapos Siap Tanam Bambu di Tahun Baru 2011

Tapos, Sukaharja|Kotahujan.com - Masyarakat Tapos kecamatan Sukaharja Kabupaten Bogor mempunyai cara unik dan khas untuk menyambut tahun baru 2011 nanti. Bersama dengan kelompok tani Lindung Harapan kampung Tapos dan kelompok tani Desa Cijulang, mereka berencana pada tanggal 01 Januari 2011 nanti akan melakukan penanaman tanaman bambu di daerah hulu tangkapan air desa.

Kegiatan yang telah dilakukan sejak tahun 2006 ini rencananya akan menanam 500 batang pohon bambu, ungkap Chambali, panitia kegiatan sekaligus sekretaris kelompok tani Lindung Harapan Tapos.

Kegiatan penanaman akan dilakukan di bantaran sungai Citapos yang merupakan daerah tangkapan air kawasan Taman Nasional Halimun Salak. Sungai ini merupakan anak sungai Cisadane.

Penanaman yang didukung kelompok tani desa Cijulang ini juga mengajak keterlibatan masyarakat luas, apapun bentuk keterlibatan itu. Masyarakat dapat ikut terlibat dengan datang ke desa Tapos pada tanggal 31 Desember 2010, panitia sudah menyiapkan api unggun. Baru kemudian pada tanggal 01 Januari 2011 pagi hari, kegiatan penanaman pohon akan dilakukan.

Penanaman bambu ini dimaksudkan untuk mengantisipasi berkurangnya debit air sungai dan permukaan air tanah di daerah tersebut. Debitnya saat ini mulai dirasakan masyarakat desa Tapos Bogor khususnya petani semakin berkurang, terlebih sejak kawasan tersebut turut dikembangkan oleh Bogor Nirwana Residence (BNR) tahun 1998.

Tidak hanya merubah debit air sungai dan tinggi permukaan air tanah, kondisi sosial masyarakat daerah tersebut juga mulai berubah. Perubahan ini terlihat pada masyarakat usia muda desa Tapos yang saat ini cenderung negatif.

Melalui kesempatan ini Chambali mengajak kepada masyarakat luas, untuk bersama turut membantu menyelesaikan permasalahan lingkungan dan permasalahan sosial yang terjadi di desa Tapos.



Publikasikan ...

Tautan halaman ini.








0 komentar:

Posting Komentar

Loading...

Kabar Pilihanrss

Komunitasrss

Agendarss

Lingkunganrss

Seputar Bogorrss

Perubahan Iklimrss

top  

V O D (Beta)

  • Berita dalam gambar dan suara
      rss

Tata Ruang

  • Tata kelola Bogor
      rss

Wisata

  • Segarkan diri dari penatnya hari
      rss

Kuliner

  • Sajian terbaik di sudut kota
      rss

Pinggiran

  • Dipinggirkan dan terpinggirkan
      rss
TopBottom
  © Kantor Berita ASTEKI / TELAPAK Jawa Barat KoTa HuJaN 2008
didukung oleh tPort Integration dan Blogger | Back to TOP  
  • Twitter
  • Twitter
tutup [x]