Nongkrong

  • Paling asik tuk' nongkrong di Bogor
      rss

3 per 4

  • Lalu lintas dan sudut-sudut jalan di Kota Bogor
      rss

Teladan

  • Memberi contoh dan teladan untuk lainnya
      rss

Komunitas

  • Semarak warga dalam berkarya
      rss

Inisiatif

  • berani mencoba dan berbuat tuk kita semua
      rss
. . . .

Admin Control Panel

New Post | Settings | Change Layout | Edit HTML | Monetize | Moderate Comments | Monetize | Stats | Sign Out
    • Info selengkapnya bisa dilihat di Stasiun Klimatologi Darmaga - Bogor Jl. Raya Darmaga Bogor Km 6,5 Kotak Pos 174 Bogor 16001 Telp.: (0251) 623018, 621192 Fax : (0251) 623018
Traffic Monitoring Bogor

Berita Terbarurss

Musik dan Senirss

Ekonomirss

Tokohrss

06 Februari 2011

Mulung Ciliwung dengan Baju Plastik Bekas

Kedunghalang|Kotahujan.com-Sejumlah siswa dengan penampilan unik tidak seperti siswa sekolah pada umumnya, ikut menyemarakkan kegiatan mulung sampah bersama Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf oleh Komunitas Peduli Ciliwung (KPC), di Kelurahan Kedunghalang, Kecamatan Bogor Utara. Mereka adalah siswa kelas I-VI SDN Bantarjati IX, Kelurahan Bantarjati, Kecamatan Bogor UtaraMinggu (5/2) kemarin. Uniknya selain menggunakan seragam pramuka, mereka juga memakai jas hujan dan tas sekolah yang mereka buat sendiri dengan menggunakan bahan baku sampah plastik produk-produk industri, seperti sampah plastik bekas sabun cuci, minyak goreng, kopi, dan sebagainya. .



Menurut Azizah, salah satu guru. Dengan memanfaatkan sampah plastik yang tidak terurai, maka mereka dapat mengurangi kerusakan lingkungan dan ikut membantu menyadarkan masyarakat pentingnya mendaur ulang sampah. Mottonya adalah 4R: Reuse, Reduce, Recycle, dan Repair.

Proses pembuatan tas dan jas hujan ini cukup mudah dan tidak membutuhkan waktu yang lama. Pertama-tama, para siswa memotong dan membersihkan sampah plastik yang akan dijadikan bahan pembuatan tas. Sampah plastik tersebut dibawa dari rumah atau dari plastik kemasan jajanan mereka. Setelah itu, plastik disambung dengan cara menjahit jelujur, guru membantu membuat pola, sedangkan pengerjaan akhir dilakukan oleh tim khusus yang terdiri dari orangtua murid.

Pembuatan barang-barang dari sampah plastik merupakan salah satu program sekolah, apalagi sekolah mereka adalah sekolah pemegang penghargaan Sekolah Adiwiyata Tingkat Nasional sejak 2009. Selain itu, keaktifan siswa dalam mengumpulkan sampah plastik juga menjadi salah satu aspek penilaian dari beberapa mata pelajaran, salah satunya adalah pelajaran Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH).

Dua dari siswa kelas 6 mereka juga terpilih menjadi Duta Lingkungan dan Duta KEHATI Tingkat Nasional, mereka adalah Nazwa dan Alfatih.

Terkait aksi bebersih Ciliwung, adanya kegiatan bersih-bersih sungai ciliwung, mereka harapkan lebih banyak kepedulian masyarakat agar Sungai Ciliwung bersih.



Publikasikan ...

Tautan halaman ini.








0 komentar:

Posting Komentar

Loading...

Kabar Pilihanrss

Komunitasrss

Agendarss

Lingkunganrss

Seputar Bogorrss

Perubahan Iklimrss

top  

V O D (Beta)

  • Berita dalam gambar dan suara
      rss

Tata Ruang

  • Tata kelola Bogor
      rss

Wisata

  • Segarkan diri dari penatnya hari
      rss

Kuliner

  • Sajian terbaik di sudut kota
      rss

Pinggiran

  • Dipinggirkan dan terpinggirkan
      rss
TopBottom
  © Kantor Berita ASTEKI / TELAPAK Jawa Barat KoTa HuJaN 2008
didukung oleh tPort Integration dan Blogger | Back to TOP  
  • Twitter
  • Twitter
tutup [x]