Nongkrong

  • Paling asik tuk' nongkrong di Bogor
      rss

3 per 4

  • Lalu lintas dan sudut-sudut jalan di Kota Bogor
      rss

Teladan

  • Memberi contoh dan teladan untuk lainnya
      rss

Komunitas

  • Semarak warga dalam berkarya
      rss

Inisiatif

  • berani mencoba dan berbuat tuk kita semua
      rss
. . . .

Admin Control Panel

New Post | Settings | Change Layout | Edit HTML | Monetize | Moderate Comments | Monetize | Stats | Sign Out
    • Info selengkapnya bisa dilihat di Stasiun Klimatologi Darmaga - Bogor Jl. Raya Darmaga Bogor Km 6,5 Kotak Pos 174 Bogor 16001 Telp.: (0251) 623018, 621192 Fax : (0251) 623018
Traffic Monitoring Bogor

Berita Terbarurss

Musik dan Senirss

Ekonomirss

Tokohrss

03 Agustus 2011

Gula, Laris Manis Saat Ramadhan



Pasar Anyar|Kotahujan.com-Komoditi apa yang laris manis saat Ramadhan tiba seperti sekarang ini ?. Pertanyaan tersebut tentu sempat hinggap dipikiran ibu-ibu dan warga lain. Seperti tahun-tahun sebelumnya, awal Ramadhan nyaris selalu disambut kenaikan berbagai harga kebutuhan pokok. Tak terkecuali gula, baik gula pasir maupun gula merah. Selama bulan ramadhan, 'Si manis' ini selalu menjadi primadona sebagai bahan membuat hidangan berbuka puasa seperti kolak maupun berbagai jenis minuman. Maklum, pameo berbukalah dengan yang manis sudah umum dan menjadi kebutuhan selama Ramadhan.

Wasikem (51) misalnya, jika di bulan-bulan biasanya keluarganya mengkonsumsi gula pasir sebanyak 1 kilo dalam sebulan, pada bulan puasa ia membutuhkan gula dua kali lipat dari biasanya. Sedangkan gula merah yang hari-hari sebelum ramadhan tak banyak digunakan, selama ramadhan ia bisa membutuhkan 2 kilo dalam waktu satu bulan.

Meskipun stok gula nasional dipastikan cukup hingga akhir tahun, namun kenaikan harga gula tak dapat dielakkan. Di Pasar Anyar misalnya, harga gula merah sebelum Ramadhan hanya Rp 10.000 per kilo, namun menginjak hari ketiga bulan Ramadhan harga gula merah sudah mengalami kenaikan menjadi 11.000 ribu per kilo. Sedangkan harga gula pasir naik dari Rp 9.000 menjadi Rp 9.500 per kilonya.

Leni, salah satu pedagang sembako di Bogor menuturkan. Harga tersebut kemungkinan masih mengalami kenaikan. Ia mengatakan bahwa kenaikan tersebut merupakan hal yang lumrah karena permintaan yang tinggi dari konsumen. Menurutnya meskipun harga gula naik namun konsumen tetap tak berkurang.



Publikasikan ...

Tautan halaman ini.








0 komentar:

Posting Komentar

Loading...

Kabar Pilihanrss

Komunitasrss

Agendarss

Lingkunganrss

Seputar Bogorrss

Perubahan Iklimrss

top  

V O D (Beta)

  • Berita dalam gambar dan suara
      rss

Tata Ruang

  • Tata kelola Bogor
      rss

Wisata

  • Segarkan diri dari penatnya hari
      rss

Kuliner

  • Sajian terbaik di sudut kota
      rss

Pinggiran

  • Dipinggirkan dan terpinggirkan
      rss
TopBottom
  © Kantor Berita ASTEKI / TELAPAK Jawa Barat KoTa HuJaN 2008
didukung oleh tPort Integration dan Blogger | Back to TOP  
  • Twitter
  • Twitter
tutup [x]